<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>alunand.com</title>
	<atom:link href="http://www.alunand.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.alunand.com</link>
	<description>Blog Alumni Universitas Andalas Padang</description>
	<pubDate>Thu, 09 Apr 2009 03:50:43 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>&#8220;Narrow&#8221; versus &#8220;Universal&#8221; Banking</title>
		<link>http://www.alunand.com/narrow-versus-universal-banking/</link>
		<comments>http://www.alunand.com/narrow-versus-universal-banking/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2009 03:47:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kang Tutur</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<category><![CDATA[Bank]]></category>

		<category><![CDATA[Banking]]></category>

		<category><![CDATA[Economy]]></category>

		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.alunand.com/narrow-versus-universal-banking/</guid>
		<description><![CDATA[Dimuat ulang dari catatan Prof. Niki Lukviarman di Facebook.
Sehubungan dengan beberapa pertanyaan yang saya terima berkaitan dengan notes “penggalan diskusi Forum Stabilitas Keuangan” tentang perbedaan konsepsional antara “narrow banking” dan “universisal banking, berikut adalah catatan perbedaan diantara keduanya yang berasal dari berbagai sumber. Dalam kaitan ini pertanyaan yang muncul “bukan” manakah “yang terbaik” di antara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dimuat ulang dari catatan Prof. Niki Lukviarman di Facebook.</p>
<p>Sehubungan dengan beberapa pertanyaan yang saya terima berkaitan dengan notes “penggalan diskusi Forum Stabilitas Keuangan” tentang perbedaan konsepsional antara “narrow banking” dan “universisal banking, berikut adalah catatan perbedaan diantara keduanya yang berasal dari berbagai sumber. Dalam kaitan ini pertanyaan yang muncul “bukan” manakah “yang terbaik” di antara kedua pendekatan (views) tersebut, tetapi lebih kepada manakah “yang lebih cocok” (appropriate) sesuai dengan karakteristik dan kondisi perekonomian Indonesia.</p>
<p><span id="more-38"></span></p>
<p>“Narrow Banking”</p>
<p>Fungsi utama bank adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya. Sedangkan narrow banking khusus menghimpun dana masyarakat dan tidak menyediakan fungsi penyaluran dana tersebut.<br />
Tapi definisi narrow banking kemudian berubah dengan adanya proposal Pierce (1991) yang menyatakan narrow bank dapat berinvestasi dalam asset-aset jangka pendek yang aman seperti T-Bill (surat utang negara). Sementara Bryan (1991) menyatakan narrow bank dapat meminjamkan dana kepada perusahaan-perusahaan kecil.<br />
Shuji Kobayakawa dan Hirashi Nakamura dalam “A Theoretical Analysis of Narrow Banking Proposals” mengelompokkan narrow banking menjadi dua standar. Pertama, apabila memiliki aset aman (safe assets). Sebuah narrow bank diizinkan memegang aset-aset jangka pendek dalam jumlah terbatas. Kedua, sebuah narrow bank diizinkan melakukan aktivitas penyaluran dana sepanjang sesuai dengan aktivitas tabungan.</p>
<p>“Universal Banking”</p>
<p>Universal banking memadukan aktivitas dari bank komersial (commercial bank) dan bank investasi (investment bank). Kegiatan perbankan ini banyak dijalankan di negara-negara kontinental Eropa yang menawarkan beragam aktivitas perbankan seperti tabungan, kredit perumahan, dan bentuk peminjaman lainnya, perdagangan luar negeri, underwriting, perdagangan sekuritas, dan manajemen portofolio. Di negara-negara Anglo-Saxon dan Jepang, perbankan komersial dan perbankan investasi umumnya dijalankan terpisah. Sedangkan di Amerika aktivitas perbankannya memperluas pemisahan perbankan komersial dan perbankan investasi dengan mengacu kepada Glass-Steagall Act.<br />
Konsep universal banking yang berjaya dalam beberapa tahun terakhir, masih menimbulkan banyak perdebatan diantara para ahli. Di satu sisi mampu mengurangi informasi asimetris dan internalisasi risiko. Sebaliknya saat terjadi krisis finansial, banyak muncul informasi asimetris yang mengisyaratkan para nasabah untuk keluar dari pasar sehingga tersisa pasar yang semakin memburuk.<br />
Menurut George Rich dan Christian Walter dalam “The Future of Universsal Banking”, universal banking mampu meningkatkan hasil menuju scale of economics dan jangkauan perbankan dengan berbagai macam cara yang bermanfaat bagi bank-bank yang beroperasi secara global.</p>
<p>Sumber; Investor (April 2009, p. 51) dengan beberapa modifikasi</p>
<p>Parak Gadang, 7 April 2009</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alunand.com/narrow-versus-universal-banking/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Salam Limau Manih</title>
		<link>http://www.alunand.com/salam-limau-manih/</link>
		<comments>http://www.alunand.com/salam-limau-manih/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2009 07:22:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kang Tutur</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<category><![CDATA[Alumni]]></category>

		<category><![CDATA[Alunand]]></category>

		<category><![CDATA[Andalas]]></category>

		<category><![CDATA[Padang]]></category>

		<category><![CDATA[Unand]]></category>

		<category><![CDATA[Universitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.alunand.com/salam-limau-manih/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kami telah membuat sebelum yang lain memikirkannya&#8221;
Tentu anda ingat semboyan PT. Semen Padang yang bombastis itu bukan?
Ah&#8230;, nampaknya itu tak berlaku bagi para alumni Universitas Andalas. Kecewa? Tidak juga. Karena Gaptek? Yang ini paling gak mungkin.
Hanya saja, kita masih jalan-sendiri sendiri. Belum menghimpun diri. Banyak sekali alumni Unand yang telah berkiprah di tingkat nasional, bahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-26" title="logo-unand" src="http://www.alunand.com/wp-content/uploads/2009/04/logo-unand-150x150.jpg" alt="logo-unand" width="150" height="150" />&#8220;Kami telah membuat sebelum yang lain memikirkannya&#8221;<br />
Tentu anda ingat semboyan PT. Semen Padang yang bombastis itu bukan?<br />
Ah&#8230;, nampaknya itu tak berlaku bagi para alumni Universitas Andalas. Kecewa? Tidak juga. Karena Gaptek? Yang ini paling gak mungkin.<br />
Hanya saja, kita masih jalan-sendiri sendiri. Belum menghimpun diri. Banyak sekali alumni Unand yang telah berkiprah di tingkat nasional, bahkan internasional.<br />
Wah, kalau begitu tak peduli namanya? Belum tentu. <img src='http://www.alunand.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /><br />
Hanya saja, belum ada yang memulai. Bisa jadi. Inisiatif yang diprakarsai oleh Kanda Yose Mirza dengan meluncurkan &#8220;blog alunand&#8221; ini sungguh perlu kita apresiasi bersama. &#8220;Kalau ndak awak sia lai?<br />
Di tingkat nasional, kita perlu iri dengan alumni UI, alumni ITB, alumni IPB, alumni UGM, alumni UNHAS, alumni Unsyah, alumni USU dan seterusnya.<br />
Kemana para pakar segala bidang ilmu yang kita miliki? &#8220;Sibuk dek pariuak nasi sorang-sorang?&#8221; Entah! Itu lah yang akan kita cari tahu dengan blog ini.<br />
Saya pernah membaca sebuah buku sejarah terbitan 1971, tapi lupa judul bukunya, dimana disitu diulas hasil temuan seorang antropolog Belanda, yang kira-kira mengatakan begini, &#8220;Untuk menguasai Minangkabau, langkah termudah adalah dengan mempersatukan mereka. Kenapa? Karena setelah berimpun dalam satu organisasi maka setelah itu mereka akan pecah sendiri&#8221;.<br />
Tentu kita tidak mau, tesis yang disampaikan orang Belanda, di masa penjajahan itu berlaku, bukan?<br />
Jadi sudah saatnya kita menghimpun diri, mangampuangan nan badarai, mahimpun nan taserak.<br />
Ha&#8230; sakitu dulu dari ambo, sekadar pambukak ota. Mudah-mudahan lai nan manyangkuik dek, kanti-kanti, kanda-kanda jo dinda-dinda dima seh barado.</p>
<p>Salam Limau Manih</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alunand.com/salam-limau-manih/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Halo dunia!</title>
		<link>http://www.alunand.com/halo-dunia/</link>
		<comments>http://www.alunand.com/halo-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 04:41:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<category><![CDATA[Alunand]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.alunand.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Selamat datang di ALUNAND.com. Blog Alumni Universitas Andalas Padang! Selamat begabung dan memanfaatkan semua fitur yang ada&#8230;..
Group ALUNAND di Facebook
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat datang di ALUNAND.com. Blog Alumni Universitas Andalas Padang! Selamat begabung dan memanfaatkan semua fitur yang ada&#8230;..</p>
<p>Group ALUNAND di <a href="http://www.facebook.com/apps/application.php?id=20534099954#/group.php?gid=48561627711"><strong>Facebook</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alunand.com/halo-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
